Aku datang kembali. Setelah sembilan tahun mati suri dan hanya bisa diakses tanpa bisa mengedit, akun kedua blog pun hadir. Terima kasih @bengkel_diri dan Ustadzah Nunung yang telah menghadirkan lagi semangat menulis.
Klinik psikologi yang menjadi salah satu materi bengkel diri level 2 membuat ku bisa memahami apa itu inner child dan belajar melakukan self-healing. Mengingat masa-masa itu tidaklah mudah. Tembok beton raksasa menjadi penghalang luar biasa. Sakit, marah, malu dan entah rasa apalagi terus menyeruak. Komunikasi yang tidak terlalu berjalan baik dengan keluarga inti (orang tua/pasangan), pemarah beserta beberapa sikap negatif lainnya ternyata berakar dari belum berhasil berdamai dengan inner child.
Masa lalu bukanlah belenggu untuk terus maju dan menjadi lebih baik. Sepahit apapun masa lalu hanya akan menjadi sepenggal kisah dalam kehidupan. Satu diantara sejuta warna yang bisa terangkai indah. Terima dan maafkan agar hidup menjadi tenang.

MasyaAllah mbaa... Semangaaaat... salam kenal...
ReplyDeleteSalam kenal kak
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeletesemangaaaat
ReplyDeleteYup. Maju terus dan move on untuk optimalkan ibadah kita pada Allah SWT. Semangat!
ReplyDeleteSemangat Mba, Salam Kenal yaa..
ReplyDeleteAssalamualaikum..salam kenal teteh🤗🤗
ReplyDeleteSemangaat mba... salam kenal ya :)
ReplyDeletenice sharing. salam kenal ya mbaakk :)
ReplyDeleteSemangat! Semoga jejak online kita bisa menjadi amal jariyah bagi kita semua yaaa. (syahdiansofwan.wordpress.com)
ReplyDelete